Jumat, 08 Februari 2013

Asli , aneh !



'Cain and Abel School Of Prophet' Sekolah Nabi

               Israel semakin menjadi-jadi. Kebenciannya terhadap Islam semakin nampak dengan munculnya Cain and Abel School Of Prophet . Sekolah tersebut terletak di Zionis, sekolah yang lulusannya akan mendapatkan gelar 'nabi' . Untuk bersekolah disana dibutuhkan biaya sebesar kurang lebih 53 dolar .

          Sekolah ini mengajarkan tentang maksud mimpi yang dialami, jenis-jenis malaikat serta misteri roh kudus. Malah, perbezaan fikiran dan dalaman seseorang juga diajarkan kepada setiap pelajar dengan hanya melalui perbuatan dan penampilan seseorang itu. Anehnya, untuk mendapatkan gelar Nabi, para siswanya hanya perlu mengikuti 40 kelas singkat. Peraturan dan akademik di sekolah ini amat longgar dan pelajar bebas melakukan apa saja seperti main gitar, memakai gadget selama pelajaran, merokok atau sebagainya.



          Satu-satunya guru di sekolah Israel itu, Shmuel Haparty mempercayai Messias (Nabi Isa) sudah datang dan usia penebusan sudah dekat, serta sekolah itu perlu memberikan nabi baru kepada dunia moden mereka.

          Lucunya , siswa-siswi di sekolah ‘Cain and Abel School for Prophet’ ini, tidak dijanjikan dapat langsung berinteraksi dengan Tuhan.

          Hapartzy menjelaskan kurikulum yang dipakai di sekolah tersebut adalah mengikuti sifat-sifat seorang nabi. Sehingga, jika murid-muridnya sudah bisa menguasai kurikulum yang diajarkan, mereka bisa mendapatkan ijazah bergelar nabi.

          "Di masa lalu ada nabi. Tetapi sekarang, di zaman modern, Ketuhanan ada pada semua orang. Kita hanya perlu membuka mata kita untuk itu," ucap Hapartzy.
Sungguh sulit untuk dinalar oleh logika !
  
          Israel semakin menjadi-jadi. Kebenciannya terhadap Islam semakin nampak dengan munculnya Cain and Abel School Of Prophet . Sekolah tersebut terletak di Zionis, sekolah yang lulusannya akan mendapatkan gelar 'nabi' . Untuk bersekolah disana dibutuhkan biaya sebesar kurang lebih 53 dolar .

          Sekolah ini mengajarkan tentang maksud mimpi yang dialami, jenis-jenis malaikat serta misteri roh kudus. Malah, perbezaan fikiran dan dalaman seseorang juga diajarkan kepada setiap pelajar dengan hanya melalui perbuatan dan penampilan seseorang itu. Anehnya, untuk mendapatkan gelar Nabi, para siswanya hanya perlu mengikuti 40 kelas singkat. Peraturan dan akademik di sekolah ini amat longgar dan pelajar bebas melakukan apa saja seperti main gitar, memakai gadget selama pelajaran, merokok atau sebagainya.

          Satu-satunya guru di sekolah Israel itu, Shmuel Haparty mempercayai Messias (Nabi Isa) sudah datang dan usia penebusan sudah dekat, serta sekolah itu perlu memberikan nabi baru kepada dunia moden mereka.

          Lucunya , siswa-siswi di sekolah ‘Cain and Abel School for Prophet’ ini, tidak dijanjikan dapat langsung berinteraksi dengan Tuhan.

          Hapartzy menjelaskan kurikulum yang dipakai di sekolah tersebut adalah mengikuti sifat-sifat seorang nabi. Sehingga, jika murid-muridnya sudah bisa menguasai kurikulum yang diajarkan, mereka bisa mendapatkan ijazah bergelar nabi.

          "Di masa lalu ada nabi. Tetapi sekarang, di zaman modern, Ketuhanan ada pada semua orang. Kita hanya perlu membuka mata kita untuk itu," ucap Hapartzy.
Sungguh sulit untuk dinalar oleh logika !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar